Tips Agar Anak Usia Dini Tidak Mudah Stres

Tips Agar Anak Usia Dini Tidak Mudah Stres

bahwa anak umur dini juga dapat mengalami stres, ketidakmampuan mengerjakan sesuatu dapat merangsang terjadinya stres. Misalnya, ketika teman-temannya sudah dapat menggunakan sepeda dan ia belum mampu, itu dapat membuatnya stres diperbanyak lagi dengan cibiran dari teman-temannya. Maka itu, anak umur balita dapat juga menikmati stres, tidak saja orang dewasa.

Stres yang terjadi pada anak bila tidak dipedulikan akan dominan terhadap pertumbuhan mental dan kesehatannya. Namun, kita dapat mengajarkan pada si kecil supaya stres yang terjadi pada anak dapat diminimalisir, dengan sejumlah cara di bawah ini:

1. Latih anak teknik memecahkan masalah
Berikan anak pemahaman guna selalu beranggapan positif dan meyakinkan bahwa masing-masing masalah yang dihadapi terdapat jalan keluarnya. Jangan menciptakan anak khawatir secara berlebihan, contohnya dengan menakut-nakutinya sebab anak bakal semakin stres.

2. Biarkan anak mengungkap perasaannya
Sebaiknya kita tidak jarang bertanya untuk anak tentang apa saja yang dilakukannya, biarkan si kecil bercerita dan mengungkapkan perasaannya. Mengapa ia sedih? Mengapa ia senang? Dengan terbiasa bercerita, tersebut akan menolong anak memberi solusi ketika menghadapi masalah.

3. Mendukung kegemaran anak
Motivasi buah hati kita guna terus aktif menjalani aktivitasnya dan melakukan kegemaran yang disukainya, lewat kegemaran anak bakal terhibur dan menjadi lebih sehat.

4. Biasakan anak mandiri
Pola asuh yang dilaksanakan orang tua pun sangat dominan pada anak ketika menghadapi masalah. Biasakan anak guna mandiri, tidak memanjakannya dan bertanggung jawab atas seluruh hal yang dilakukan. Buah hati anda akan lebih siap dalam menghadapi masalah dan rintangan.

5. Melatih hidup disiplin
Buatlah jadwal pekerjaan atau rutinitas keseharian dari bangun pagi hingga menjelang tidur. Anak yang telah terbiasa hidup tertata dan disiplin bakal terbiasa menjalani aktivitasnya, sampai-sampai tidak membuatnya gampang stres dan lelah.

6. Jangan paksakan anak
Setiap anak memiliki keunggulan dan kelemahan yang berbeda-beda dengan anak lainnya. Terkadang anda memaksakan anak guna dapat menguasai sesuatu, sebenarnya anak tidak dapat dan tidak suka melakukannya. Akhirnya menciptakan anak semakin stres, usahakan anda sesuaikan dengan situasi dan keterampilan anak.

Sumber : www.studybahasainggris.com