Tinjauan Teoritis

Tinjauan Teoritis

  • Konsep Dasar

1.1.            Pengertian

Dyspepsia atau yang sering dirujuk oleh dokter, dyspepsia atau tidak berborok adalah suatu dari penyakit (ringan) yang paling umum dari usus-usus. Dyspepsia bukanlah istilah yang terlalu baik untuk penyakit ringan karena ia menyiratkan bahwa ada dyspepsia atau pencernaan yang abnormal dan ini kemungkinan besar adalah bukan kasusnya. Namun lain dari dyspepsia adalah “gangguan pencernaan.”

Dyspepsia digambarkan paling baik sebagai penyakit fungsional. Adakalannya ia disebut dyspepsia fungsional. Konsep dari penyakit fungsional terutama bermanfaat ketika mendiskusikan penyakit-penyakit sistem pencernaan. Konsep berlaku pada organ-organ berotot dari saluran pencernaan kerongkongan (esophagus), lambung, usus kecil, kantong empedu, dan kolon (usus besar). Istilah fungsional adalah salah satu dari keduanya yaitu otot-otot dari organ-organ atau syaraf-syaraf yang mengontrol organ-organ yang tidak bisa bekerja secara normal, dan sebagai akibatnya organ-organ termasuk syaraf-syaraf yang terletak di dalam otot-otot dan organ-organ termasuk syaraf-syaraf dari sumsum tulang belakang dan otak.

1.2.            Etiologi

            Penyebab dyspepsia adalah tidak mengejutkan bahwa banyak penyaki-penyakit pencernaan telah dikaitkan dengan dyspepsia. Banyak penyakit yang bukan pencernaan juga telah dikaitkan dengan dyspepsia. Contoh penyakit tiroid dan ginjal berat. Penyebab kedua dari dyspepsia adalah obat-obat sering kali dikaitkan dyspepsia contohnya obat-obat anti peradangan, antibiotic dan estrogen. Disebabkan karena stress makanan-makanan yang merangsang (pedas, asam).

RECENT POSTS