TEORI-TEORI PEMBELAJARAN (2)

TEORI-TEORI PEMBELAJARAN (2)

Teori perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek perkembangan mental yang bertujuan : (1) memissahkan kenyataannya dengan fantasi, (2) menjelajah kenyataan dan menemukan hukum-hukumnya, (3) memilih kenyataan-kenyataan yang berguna bagi kehidupan, (4) menentukan kenyataan yang sesungguhnya di balik sesuatu yang nampak. Pekembangan kognitif merupakan suatu proses di mana tujuan individu melalui suatu ranggkaian yang secara kualittatiif beerbeda dengan berfikir. Perkembangan kgnitif merupakan pertumbuhan berfikir logis dari masa bayi hingga dewasa, yang berrlangsung melali empat peringkat yaitu:

  1. Peringkat sensori motor (0-1,5 tahun), aktivitas kognitip berpusat pada lat indera (sensori) dan gerak (motor). Aktivitas ini terbentuk melalui proses penyesuaian fisik sebagai hasil dari inteeraksi dengan liingkungan.
  2. Peringkat pre-operational (1,5-6 tahun), aktivitas berfikirnya belum mempunyai sistem yang terorganisir. Cara berfikir ini bersifat tidak sistematis, tidak konsisten dan tidak logis.
  3. Peringkat concrete operational (6-12 tahun), perkembangan kognitif pada peringkat operasi kongkrit, memberikan kecakapan anak berkenaan dengan konsep-konsep klasifikasi, hubungan dan kuantitas.
  4. Peringkat formal operational (12 tahun ke atas), perkembangan kognitif ditandai dengan kemmpuan individu untuk berfikir secara hipotetis dan berbeda dengan fakta, memahami konsep abstrak.

Impilkasi teori perkembangan kognitif Piaget dalam pengajaran antara lain :

  1. Bahasa dan cara fikir anak berbeda dengan orang dewasa oleh karena itu dalam mengajar guru hendaknya menggnakan bahasa yan sesuai dengan ara berfikir anak.
  2. Anak-anak akan beajar lebih baik apabila dapat menghadapi lingkungan dnan baik. Guru harus membantu agar dapat berinteraksi dengan lingkungan denggan bak.
  3. Bahan yang akan dipelajari anak hendaknya dirasakan baru tetapi tidak asing.
  4. Beri peluang agar anak mau belajar sesuai dengan peringkat perkembangannya.
  5. Di dalam kelas hendaknya anak-anak diberi peluang untuk saling berbicara dan beriskusi dengan teman-temannya.

Teori pemrosesan informasi (Robert Gagne), hasil pembelajaran manusia pada dasarnya bersifat kumulatif, yang berarti bahwa hasil dari pembelajaran yang dicapai individu adalah merupakan kumpulan keseluruhan hasil-hail pembelajaran sebelunya yang saling terkait. Pembelajaran terjadi proses penerimaan informasi untuk kemudian diolah sehingga menghasilkan keluaran dalam bentuk hasil pembelajaran. Peringkat dalam proses pembelajaran menurut teori Gagne melalui fase : (1) motivasi, (2) pemahaman, (3) pemerolehan, (4) penahanan, (5) ingatan kembali, (6) generalisasi, (7) perlakuan, (8) umpan balik. Dalam setiap fase terjadi pemrosesan tertentu.