Tanpa Guru Honorer, Aktifitas Pelayanan Pendidikan Bisa Lumpuh

Tanpa Guru Honorer, Aktifitas Pelayanan Pendidikan Bisa Lumpuh

Tanpa Guru Honorer, Aktifitas Pelayanan Pendidikan Bisa Lumpuh
Tanpa Guru Honorer, Aktifitas Pelayanan Pendidikan Bisa Lumpuh

Ketua Umum Forum Honorer Indonesia (FHI) Nanan Surahman

, menegaskan tanpa guru honorer pelayanan pendidikan tidak akan berjalan optimal. Pasalnya, 60 persen tenaga pendidik berstatus honorer.

Bahkan 2019 nanti, tenaga pendidik akan diisi oleh tenaga honorer. Apalagi jika tidak ada pengangkatan serentak,” ujarnya kepada RMOLJabar, Selasa (18/9).

Aksi mogok pun sebagai bentuk shock terapi kepada pemerintah didaerah ataupun pusat. “Tanpa ada honorer, pelayanan pendidikan bisa lumpuh. Makanya besok akan mulai aksi mogoknya secara serentak,” ucapnya.

Sebab hari ini, masih ada sebagian tenaga honorer yang masuk ke sekolah. Walaupun

, kedatangan honorer hanya untuk menyelesaikan administrasi.

“Beberapa ada yang datang ke sekolah. Tapi, mereka tidak mengajar. Hanya mengerjakan administrasi saja. Walaupun, ada beberapa honorer di sejumlah sekolah sudah mulai mogok ngajar,” ungkapnya.

Termasuk pemasangan spanduk di sejumlah sekolah. Rencananya hari ini pun akan dilakukan untuk menarik simpati masyarakat.

“Kami juga akan memasang spanduk untuk pemberitahuan kepada orangtua siswa, bahwa guru honorer tak akan mengajar,” katanya.

Aksi mogok mengajar yang dilakukan guru honorer, sebagai bentuk kekecewaaan

terhadap pembukaan tes CPNS yang dianggap tidak adil dan diskriminatif. Sebab, banyak honorer yang telah lama mengabdi namun tak masuk kriteria, karena usianya sudah melebihi 35 tahun.

“PermenRB sangat menyakiti perasaan honorer. Terutama yang usianya sudah di atas 35 tahun. Mau dikemanakan kita yang sudah puluhan tahun mengabdi,” jelasnya.

Nanan meminta dan menyerukan agar rekrutmen CPNS ditunda. Baik kategori umum ataupun II. “Sebelum permasalahan honorer yang telah lama mengabdi, kami minta rekrutmen ditunda. Kami akan terus melakukan aksi mogok sampai tuntutan kami dipenuhi,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://thesrirachacookbook.com/awal-kehancuran-kerajaan-aceh/