Tambah Kurikulum Mulok Keagamaan

Tambah Kurikulum Mulok Keagamaan

Tambah Kurikulum Mulok Keagamaan
Tambah Kurikulum Mulok Keagamaan

Madrasah Tsanawiyah (MTs) Syarif Hidayatullah Kota Bekasi menambah kurikulum muatan lokal

(mulok) keagamaan dalam sistem pembelajaran bagi siswanya. Oleh karenanya kegiatan belajar mengajar (KBM) full day atau setiap hari pada Senin-Sabtu.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum MTs Syarif Hidayatullah Kota Bekasi Ahmad Jaelani mengatakan, KBM dilaksanakan setiap hari agar seluruh materi dapat tersampaikan dengan baik. Meskipun Sabtu KBM berlangsung, tingkat kedisiplinan siswa cukup baik.

Menurutnya, KBM full day MTs harus meminjam kelas SMA karena keterbatasan ruangan.

Adapun materi yang diberikan oleh siswa pada Sabtu tak terlalu berat. Materi pembelajaran ringan dipilih agar siswa tidak cepat merasa bosan.

”Penambahan muatan lokal dalam sistem KBM ini sekaligus melatih kedisiplinan siswa, karena pada umumnya pada Sabtu KBM di sekolah itu tidak ada. Dan terlihat sampai saat ini 90 persen siswa bisa disiplin mengikuti KBM, materi yang kami berikan juga cukup ringan,” tutur Ahmad kepada Radar Bekasi, Kamis (10/10).

Saat ini, MTs Syarif Hidayatullah Kota Bekasi memiliki 16 mata pelajaran yang harus diikuti

oleh siswa kelas 7-9. Setiap hari, siswa harus mengikuti empat mata pelajaran dengan durasi 1 jam 20 menit per mata pelajaran.

Dengan batas waktu yang ditentukan, guru harus memaksimalkan sistem pembelajaran kepada siswanya. ”Rata-rata waktu mengajar itu 2 jam, tapi dengan kendala yang sudah disampaikan yaitu kelas yang harus bergantian dengan tingkat SMA maka pelaksanaan KBM hanya sampai siang hari,” tuturnya.

Tahun ini sekolahnya sedang membangun gedung kelas baru. Dengan selesainya pembangunan, diharapkan program full day bisa diterapkan di seluruh jenjang.

 

Baca Juga :