Sifat dan Macam-macam Logam Alkali Tanah

Sifat dan Macam-macam Logam Alkali Tanah

Seberapa kerap kamu bilang begini ke abang ojek daring?

“Bang, buruan ya udah telat nih”

Hayoo ngaku? Sadar nggak sih kecuali dalam berlalu lintas itu udah ditentukan batas kecepatan maksimal dan sedikitnya di suatu jalan? Kalau pas ulang macet jangan mau dapat memacu motor hingga kecepatan 60 kilometer per jam.

Lebih parahnya lagi, kecuali tidak tertib berlalu lintas maka akibat yang tidak di idamkan pun dapat terjadi. Apa itu?

Kecelakaan.

Makanya jangan heran kecuali kecelakaan lantas lintas terjadi, nggak jarang korbannya ada yang luka, patah tulang, apalagi meninggal dunia.

Eh iya, ngomong-ngomong soal patah tulang, kamu pernah mendengar kata “gips” nggak? Itu lho yang digunakan untuk melindungi bagian yang mengalami cedera patah tulang. Kamu mengerti bahan pembuat berasal dari gips berikut apa?

Kalau belum tahu, di artikel ini nanti dapat dibahas tuh, bahan pembuat berasal dari gips. Penasaran? Simak artikel berikut ini ya

Bahan pembuat gips itu keliru satu bagian berasal dari logam alkali tanah lho Squad. Pernah denger? Ini berlainan lho bersama dengan logam alkali. Yap, alkali tanah itu merupakan unsur-unsur yang ada di golongan IIA dalam tabel periodik. Coba cek tabel periodik kamu deh dan memperhatikan golongan IIA.

Logam-logam alkali tanah itu tersebar di laut dan bebatuan di dalam bumi Squad. Unsur-unsurnya secara umum berbentuk senyawa karbonat, silikat, atau sulfat. Nah itu tadi pengertian mengenai logam alkali tanah, saat ini kita pelajari yuk cii-ciri dan macam-macam berasal dari logam alkali tanah itu sendiri.

Kamu pernah ngebayangin nggak kecuali ada api nih, disiram air bukannya mati jadi tambah besar nyala apinya?

Pasti kamu bilang, “Ya nggak bisa saja lah”

Eits, tapi bagi logam alkali tanah itu bisa saja aja berlangsung lho. Nggak percaya?

Nah, lihat kan batu tadi disiram air apinya jadi menyala lebih besar? Batu berikut merupakan keliru satu berasal dari golongan alkali tanah. Kita belum berkata macam-macam logam alkali tanah ya Squad. Keep scroll pokoknya kecuali masih penasaran mah.

Logam alkali tanah paling enggak ada dua ciri yang dapat kamu ingat. Pertama, logam alkali tanah ini lebih reaktif dibandingkan bersama dengan logam alkali. Maksudnya reaktif itu ialah kecuali direaksikan bersama dengan air dapat mengeluarkan panas dan gas yang menjadikan mudah terbakar. Oleh gara-gara itu, ciri yang kedua ialah dapat menghantarkan panas dan listrik. Yap, keliru satu berasal dari macam-macam alkali tanah nanti ada yang jadi penghantar listrik lho.

Ada 6 macam-macam berasal dari logam alkali tanah yaitu Berilium, Magnesium, Kalsium, Stronsium, Barium, dan Radium.

1. Berilium

Berilium merupakan unsur kimia yang memiliki warna abu-abu, ringan, tapi mudah pecah. Hati-hati Squad, Berelium ini terhitung unsur yang beracun lho. Logam ini digunakan sebagai bahan penguat kemudi pesawat jet. Selain itu, campuran berilium dan tembaga benyak dipakai terhadap peralatan listrik seperti komponen televisi.

2. Magnesium

Magnesium itu bentuknya padatan yang berwarna abu-abu mengkilap. Unsur ini kebanyakan digunakan bersama dengan senyawa campuran lain untuk melapisi tungku. Magnesium digunakan gara-gara memiliki titik leleh yang lumayan tinggi. Selain itu, campuran dalam pasta gigi yang kamu mengfungsikan terhitung terkandung magnesium yang bermanfaat mengurangi asam yang ada di dalam mulut.

3. Kalsium

Pasti kamu udah nggak asing mendengar kata “kalsium”. Yap, unsur yang banyak terkandung terhadap susu ini bagi manusia bermanfaat sebagai pembentuk tulang dan gigi. Kalsium memiliki ciri putih keperakan. Selain terkandung terhadap susu, kalisum terhitung digunakan sebagai campuran untuk mengakibatkan gips patah tulang.

Coba scroll ke atas ulang deh, ada potongan video mengenai batu yang disiram air jadi tambah menyala apinya. Nah, itu terhitung gara-gara campuran kalsium ini Squad. Batu karbit atau kalsium karbida merupakan bahan pembuat gas asetilena untuk pengelasan.

4. Stronsium

Stronsium ditemukan oleh Adair Crawford dan William Cruickshank. Penamaan Stronsium (Strontium) diambil berasal dari sebuah desa di Skotlandian, Strontian. Stronsium merupakan logam lunak yang berwarna perak kekuningan. Unsur ini terlalu reaktif dan membentuk dapat membentuk susunan oksida yang gelap kecuali terkena udara.

Stronsium dulunya digunakan sebagai senyawa karbonat dalam pembuatan kaca televisi yang masih mengfungsikan tabung sinar katoda. Seiring pertumbuhan zaman yang saat ini udah berbentuk LED, pemakaian stronsium alami penurunan lumayan drastis.

5. Barium

Barium itu nggak pernah ditemuin di alam sebagai unsur bebas ya Squad. Ini gara-gara reaktivitas kimianya yang terlalu tinggi. Contoh barium alami yang paling umum ditemui di alam ialah barium sulfat yang digunakan sebagai obat untuk penderita problem pencernaan. Kemudian ada barium karbonat yang digunakan dalam racun tikus. Barium memiliki warna keperakan dan sifatnya yang lunak

6. Radium

Radium memiliki warna hampir putih bersih. Tapi, kecuali udah teroksidasi mirip udara, warnanya dapat berubah jadi hitam. Radium ini memiliki tingkat radioaktif yang tinggi lho Squad. Di bidang kesehatan, radium disuntikkan kepada penderita kanker prostat yang udah menyebar ke tulang.

Tadi udah disebutkan bahwa radium memiliki tingkat radioaktif yang tinggi, maka dampak samping yang dialami oleh orang yang disuntikkan radium ini pun berbeda-beda seperti demam, nyeri pas membuang air kecil, hingga mengeluarkan tinja yang berwarna hitam atau disertai darah.

Baca Juga :