Pertumbuhan dan Perawatan Gigi Bayi (Informasi Lengkap)

Pertumbuhan dan Perawatan Gigi Bayi (Informasi Lengkap)

Pertumbuhan gigi bayi sampai anak-anak jadi momentum yang sudah pasti mesti jadi perhatian Anda para orang tua. Pasalnya, hal ini jadi salah satu tandanya kesegaran si kecil. Tumbuhnya gigi terjadi secara bertahap sesuai umur bayi. Simak informasinya berikut ini!

Kapan Bayi Mulai Tumbuh Gigi?
Pertumbuhan gigi pada manusia sejatinya telah di awali bahkan waktu ia tetap berada di di dalam kandungan ibunya. Tepatnya waktu kehamilan memasuki minggu ke-5, tunas gigi merasa tumbuh di rahang janin yang terhitung merasa berkembang. Setelah lahir, bayi memiliki 20 gigi utama (10 di rahang atas dan 10 di rahang bawah) yang tersembunyi di balik gusi. Gigi ini lantas dikenal dengan makna ‘gigi susu’.

Gigi yang lantas muncul dan terus tumbuh bersamaan bertambahnya umur terbagi ke di dalam sebagian jenis gigi, yaitu:

Gigi seri adalah gigi yang terletak di anggota depan dari rahang atas dan bawah. Gigi yang fungsinya untuk menggigit makanan ini idealnya muncul secara bersamaan
Gigi taring adalah gigi yang terletak di segi kanan dan kiri dari gigi seri. Bentuknya yang lancip menjadikan jenis gigi ini berguna untuk memotong makanan
Gigi geraham adalah gigi yang berguna untuk menghancurkan makanan. Gigi geraham terbagi jadi 2 yakni geraham depan dan belakang. Gigi geraham belakang memiliki ukuran yang lebih besar ketimbang gigi geraham depan.
Tahapan Pertumbuhan Gigi Bayi Berdasarkan Usia
Pertumbuhan gigi bayi sesungguhnya tidak memiliki periode yang pasti. Artinya, setiap bayi memiliki periode pertumbuhan yang berbeda-beda. Ada bayi yang giginya tumbuh cepat, tapi tersedia terhitung yang cenderung lambat. Akan tetapi, berikut ini adalah periode gigi tumbuh pada bayi yang paling umum.

GIGI

ATAS BAWAH
TUMBUH TANGGAL TUMBUH
TANGGAL

Seri pertama

8-12 bulan 6-7 tahun 6-10 bulan 6-7 tahun
Seri kedua

9-13 bulan 7-8 tahun 10-16 bulan
7-8 tahun

Taring

16-22 bulan 10-12 tahun 17-23 bulan
9-12 tahun

Geraham pertama

13-19 bulan 9-11 tahun 14-18 bulan
9-11 tahun

Geraham kedua 25-33 bulan 10-12 tahun 23-31 bulan
10-12 tahun

Fungsi Gigi Susu
Mempertahankan dan merawat agar lengkung gigi tidak mengalami penyempitan dan berkembang secara optimal.
Berperan penting di dalam sistem pengunyahan makanan.
Fungsi estetik yakni menambah keyakinan diri anak waktu tersenyum.
Membantu anak mengucapkan bunyi huruf (fonasi) secara benar.
Membantu di dalam pertumbuhan dan pertumbuhan anak.
Menghindari dari formalitas tidak baik oral layaknya mendorong lidah.
Cara Mengoptimalkan Pertumbuhan Gigi Bayi dan Balita
Seperti yang telah dijelaskan, pertumbuhan gigi tiap anak berbeda-beda. Ada yang bisa tumbuh cepat tapi tersedia terhitung yang cenderung lambat. Hal ini sejatinya bukan merupakan hal yang mesti Anda khawatirkan. Pertumbuhan gigi dikatakan terlambat atau biasa di sebut dengan delayed tooth erupsion kalau gigi susu tumbuh lebih dari 10 bulan dari range tumbuh gigi susu normalnya.

Perawatan Gigi pada Anak
1. Usia 0-6 Bulan
Membersihkan rongga mulut dan lidah setiap selesai menyusui gunakan kassa dan air masak yang hangat.

Caranya:

Gendong bayi dengan pelukan yang nyaman selanjutnya pasangkan kain kassa steril pada telunjuk Anda dan lantas celupkan pada air masak yang hangat (jangan lupa cuci tangan sebelumnya).
Usapkan kassa dengan lembut dan perlahan ke semua permukaan gusi dan lidah bayi.
Bersihkan dengan teratur agar tidak mengakibatkan plak putih pada rongga mulut dan lidah bayi yang membuat infeksi jamur.
2. Usia 6-12 Bulan
Usia ini merupakan fase pengenalan anak pada gigi, baik berkenaan formalitas menggosok gigi serta mengajak ke dokter gigi.
Ajak anak untuk membersihkan gigi yang baru tumbuh dengan sikat gigi yang berbulu lembut dan kepala sikat gigi yang berukuran kecil.
Gunakan pasta gigi ber-fluoride sesuai dengan kandungan yang disebut “smear” atau “rice size”, yakni selapis tidak tebal atau sebesar butiran beras.
3. Usia 1-3 Tahun
Membersihkan gigi 2x sehari, yakni pagi hari sehabis sarapan dan malam hari sebelum akan tidur.
Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan kepala sikat gigi yang berukuran kecil.
Gunakan pasta gigi ber-fluoride sesuai dengan kandungan yang disebut “smear” atau “rice size”, yakni selapis tidak tebal atau sebesar butiran beras.
4. Usia 3-6 Tahun
Membersihkan gigi 2x sehari, yakni pagi hari sehabis sarapan dan malam hari sebelum akan tidur.
Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan kepala sikat gigi yang berukuran kecil.
Gunakan pasta gigi ber-fluoride sesuai dengan kandungan sebesar “pea size” atau sebesar kacang polong.
5. Usia 6 Tahun ke Atas
Membersihkan gigi 2x sehari, yakni pagi hari sehabis sarapan dan malam hari sebelum akan tidur.
Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan kepala sikat gigi yang berukuran kecil.
Gunakan pasta gigi ber-fluoride sesuai dengan kandungan regular, yakni sepanjang bulu sikat gigi anak-anak.
Penyebab Karies Gigi Anak
Makanan manis dan lengket terlalu enteng melekat pada permukaan gigi.

Sisa makanan yang tidak langsung dibersihkan jadi area yang nyaman untuk bakteri hidup dan mengubahnya jadi asam. Suasana asam pada permukaan gigi membuat e-mail gigi enteng larut. Apabila hal berikut berkesinambungan terjadi berulang kali di dalam interval yang terlalu dekat, bisa membuat karies gigi.

Frekuensi Makan pada Anak-Anak
Saat memasuki era perlindungan MPASI di umur 6 bulan, penting untuk sesuaikan pola makan atau sugar clock / sugar exposure (frekuensi gigi terpapar gula) untuk meminimalisir sistem penempelan makanan pada permukaan gigi.
Mengatur frekuensi makan lebih penting daripada sesuaikan jumlah makanan yang diasup.
Atur jarak makandengan makan berikutnya tidak cukup lebih 2 jam.
Hindari Kontak Langsung Pertukaran Air Liur untuk menjauhkan Infeksi Bakteri
Berciuman bibir.
Penggunaan alat makan secara bersamaan dan bergantian (sendok, garpu, gelas, pacifier, dot botol susu, dll).
Kebiasaan mencicipi makanan sebelum akan menyuapi anak.
Kebiasaan menguyah makanan sebelum akan menyuapkan pada anak.
Kebiasaan meniup makanan yang panas sebelum akan menyuapkan.
Memasukkan tangan anak ke rongga mulut ibu.
Perawatan Gigi Anak yang Bisa Dilakukan Dokter
Pemeriksaan atau pemeriksaan kesegaran gigi berkala.
Perawatan pencegahan gigi berlubang, layaknya fluoride booster/varnish, preventif resin pada gigi geraham permanen.
Perawatan pada gigi berlubang, layaknya penambalan gigi, pencabutan gigi, perawatan saluran akar, pembuatan mahkota gigi baru.
Perawatan ortodontik (merapikan gigi), penanggulangan formalitas tidak baik anak (oral bad habit), layaknya formalitas mengisap jempol, menggigit kuku, menggigit bibir bawah, dsb.
Pengobatan berkala, layaknya penyembuhan pada anak dengan infeksi virus, bakteri, atau jamur yang muncul di rongga mulut.
Perawatan untuk anak berkebutuhan spesifik (special needs care).
Salah satu perawatan untuk mencegah karies pada gigi susu ialah pengaplikasian fluoride varnish yang mengandung fluoride, kalsium, dan fosfor sebagai bahan basic susunan gigi bisa menurunkan kecepatan karies gigi dengan langkah membuat gigi tambah kuat, menambah kepadatan gigi, kurangi penempelan bakteri pada gigi agar KARIES TIDAK MUDAH TERBENTUK.
Fluoride booster atau varnish diaplikasikan setiap 6 bulan sekali merasa gigi pertama kali tumbuh dan hanya bisa diaplikasikan di dokter gigi.
Pertanyaan Kesehatan Gigi Bayi dan Balita (Dijawab oleh drg. Dwi Mulia R., Sp.KGA.)
DokterSehat mengadakan tanya-jawab langsung dengan drg. Dwi Mulia R., Sp.KGA. melalui group WhatsApp. Berikut sebagian pertanyaan seputar kesegaran gigi bayi yang dijawab langsung oleh drg. Dwi Mulia R., Sp.KGA:

1. Nasichatul Mudawarmah
Usia Anak: 0-6 Bulan
Apakah pemakaian empeng untuk bayi berakibat pada rusaknya gigi?

Jawaban:
Penggunaan pacifier (empeng) tidak berefek. pada rusaknya gigi, tapi berefek pada bentuk rahang si kecil. Bentuk rahang dapat cenderung jadi lebih sempit dan maju ke depan. Akhirnya, disaat gigi tumbuh dapat mengikuti bentuk rahang yang terbentuk sebab pacifier. Usahakan agar si kecil hanya gunakan pacifier sampai fase oral, yakni umur 2 tahun.

2. Mega Triyasha
Usia Anak: 0-6 Bulan
Bagaimana langkah alami merangsang pertumbuhan gigi dan apa yang mesti dijalankan kalau anak yang mestinya telah tumbuh gigi, tapi belum menunjukan terdapatnya pertumbuhan gigi?

Jawaban:
Tanda-tanda tumbuh gigi umumnya adalah si kecil kerap mengeluarkan air liur dan gusinya merasa gatal. Nah, untuk merangsangnya, Bunda bisa beri tambahan finger food atau teether untuk digigit oleh si kecil. Hal ini bisa membuat gusi terlatih di dalam lakukan kesibukan rongga mulut yang bisa mempercepat tumbuhnya gigi. Atau biarkan anak menggigit-gigit jarinya sendiri, sebab ini merupakan segi alamiah dan bisa menunjang di dalam pertumbuhan gigi. Yang mesti diperhatikan adalah kebersihan dari jari tangan si kecil tersebut.

3. Nida Ul Hasanah
Usia Anak: 7-12 bulan

Saat merawat gigi bayi, apakah telah boleh gunakan pasta gigi?
Apa saja yang mesti diperhatikan di dalam menentukan pasta gigi untuk anak?
Jawaban:
Boleh gunakan pasta gigi. Berdasarkan AAPD (American Academy of Pediatric Dentistry) ,perkumpulan Dokter Gigi Anak Amerika, menunjukkan bahwa pemakaian pasta gigi berfluoride telah bisa diberikan sejak anak tumbuh gigi pertama. Hal yang mesti diperhatikan adalah takarannya. Beberapa merk pasta gigi yang telah lolos BPOM aman untuk digunakan.

4. Vaniesa Kezia Fauziah
Usia Anak: 0-6 Bulan
Bagaimana langkah merawat gigi bayi yang telah tumbuh sejak umur dua bulan? Lalu, bagaimana langkah mengatasi bayi rewel sebab gigi ujung bawah merasa tumbuh?

Jawaban:
Proses tumbuh gigi sesungguhnya lumayan tidak nyaman bagi si kecil. Hal yang biasa membuat si kecil rewel adalah rasa sakit, gatal, dan bahkan demam yang dialaminya. Cara mengatasi si kecil yang demam dan kesakitan sebab tumbuh gigi, yakni kami bisa beri tambahan obat penurun demam atau obat anti nyeri yang mengandung paracetamol atau ibuprofen. Perhatikan dosis dan takarannya dan hanya diberikan disaat si kecil sakit dan demam. Bunda terhitung bisa berikan pelukan hangat, biarkan anak menyusui, serta berikan finger food dingin untuk kurangi rasa nyeri dan tidak nyaman tersebut.

5. Arinal Haq
Usia Anak: 0-6 Bulan

Apa yang terjadi kalau orangtua tidak rajin membersihkan gusi bayi gunakan kain kasa + air hangat? Dan waktu yang tepat untuk membersihkannya kapan saja?
Adakah langkah menghalau white spot lesion dan lubang gigi berwarna kekuningan pada gigi anak?
Jawaban:

Hal yang mesti dikhawatirkan adalah timbulnya bakteri dan jamur yang bisa membuat anak jadi rewel. Karena timbulnya bakteri dan jamur bisa membuat burning sensation atau perasaan terbakar di rongga mulut si kecil, agar membuat perasaan tidak nyaman. Sebaiknya, membersihkannya setiap kali sehabis menyusui atau sedikitnya 2 kali sehari.
Kalau tetap white spot bisa dicegah dengan fluoride booster/fluoride varnish dengan pengaplikasiannya setiap 6 bulan sekali untuk menghimpit pertumbuhan white spot. Bunda terhitung mesti lakukan perawatan di rumah dengan gunakan sikat gigi ataupun kasa untuk membersihkan sisa-sisa makanan pada gigi si kecil.

Baca Juga :