Peneliti: pembangunan tanggul tsunami Teluk Palu perlu kajian ulang

Peneliti: pembangunan tanggul tsunami Teluk Palu perlu kajian ulang

Peneliti pembangunan tanggul tsunami Teluk Palu perlu kajian ulang

Kalangan akademisi dan peneliti menyarankan perlunya kajian ulang terhadap

rencana Pemerintah Pusat dan Pemprov Sulawesi Tengah untuk membangun tanggul tsunami sepanjang 7,2 kilometer dengan ketinggian enam meter di kawasan Teluk Palu bersama lembaga dari Jepang yaitu “Japan International Coorporation Agency (JICA)”.

Saran perlunya mengkaji ulang rencana pembangunan tanggul tsunami di Teluk Palu disampaikan peneliti dan akademisi Fakultas Teknik Universitas Tadulako, Prof. Dr. H. Amar Akbar Ali, S.T., M.T. dalam diskusi Libun Todea yang dilaksanakan Pemerintah Kota Palu di salah satu warkop di Palu, Sabtu hingga Minggu (26/5) dinihari.

Bentuk tanggul tsunami yang direncanakan tidak jauh berbeda dengan

tanggul tsunami yang dibangun oleh Pemerintah Jepang seperti di antaranya di Kota Sinday, Onagawa dan Matsusima pasca tsunami 2011 yang meluluhlantahkan wilayah tersebut.

“Di lokasi tsunami Teluk Palu memiliki karakteristik yang jauh berbeda dengan tsunami di Jepang yang tidak ada patahan di bawahnya, sehingga layak dibangunkan tanggul tsunami di sana. Sementara di Teluk Palu di bawahnya itu ada patahan,” ucap Prof Amar Akbar.

Jika pemerintah memutuskan membangun tanggul tsunami yang sifatnya masih itu di sepanjang kawasan Teluk Palu, maka upaya tersebut percuma dan biaya pembangunan tanggul tsunami dalam bentuk utang yang ditaksir senilai Rp668 miliar itu akan sia-sia, katanya.

“Kalau gempa pasti patahan di bawah itu bergerak. Kita ambil contoh

patahan di bawah jalan Diponegoro yang di depan PGM (Palu Grand Mall). Saat gempa magnitudo 7,4 ruas jalan di sana bergeser sekitar 1,5 meter dari posisi semula. Kalau suatu saat terjadi gempa dan tanggul itu sudah dibangun, pasti tanggul yang sifatnya masih (padat) itu bergerak juga,” jelasnya.

Selain itu karakteristik kawasan Teluk Palu yang berbeda-beda di tiap titiknya juga menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi seluruh pihak yang terkait.

sumber :

https://www.sekolahbahasainggris.co.id/seva-mobil-bekas/