Nu’man : Kudu Nyaah Ka Kolot

Nu’man : Kudu Nyaah Ka Kolot

Nu'man Kudu Nyaah Ka Kolot
Nu’man Kudu Nyaah Ka Kolot

BANDUNG – Provinsi Jawa Barat telah merumuskan program operasional

dari undang-undang No. 13 Tahun 1998 yang berbasis kearifan lokal yaitu silih asih, silih asah, dan silih asuh dengan nama program yaitu “Nyaah Ka Kolot”.

Nyaah Ka Kolot merupakan bagian dari kearifan lokal yang bermakna rasa  kasih sayang yang mendalam, dan penuh ketulusan seorang anak kepada orangtua. Program konperhensif yang terpadu dan berkesinambungan, serta bertumbuh kepada upaya mewujudkan tiga harapan atau Tri Daya lansia.

“Tridaya Lansia itu diantaranya, lansia harus tetap sehat, lansia harus

tetap sejahtera, dan lansia harus tetap aktif bersilaturahim,” ujar Ketua Lembaga Lansia Indonesia Nu’man Abdul Hakim saat peringatan Hari Lansia di Gedung Sate , Kamis (19/7).

Sementara itu, Ketua Pelaksana HLUN 2018 Haryadi dalam sambutannya  mengatakan bahwa tujuan dari diselenggarakannya kegiatan HLUN tingkat Provinsi Jawa Barat ini adalah untuk mewujudkan serta meningkatkan peran lansia akan arti pentingnya berbangsa dan bernergara.

Kegiatan ini pun dilakukan untuk membahagiakan para lansia, memotivasi pola independen

keluarga wirausaha dalam meningkatkan kesehatan lansia menuju lansia sejahtera 2025. Tak hanya itu tujuan lain adalah untuk meningkatkan kerjasama sektor dan organisasi  kebermaknaan lansia dalam  kehidupan berbangsa.

Ia menuturkan bahwa para lansia harus selalu diperhatikan karena walaupun mereka sudah tua tapi pengalaman dan keilmuannya tinggi dan luas. Untuk saat ini perhatian kepada lansia sudah semakin tinggi karena sudah ada lembaga seperti LLI dan panti werdha.  (Jo)

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/kulit-rambut-dan-kuku-termasuk-kedalam-sistem/