Langkah Kerja mesin

Langkah Kerja mesin

Letakkan bak penampung oli bekas di bawah motor-

Lepas baut pembuang oli yang terletak pada karter-

Lepas sarigan oli dengan tangan atau kunci pelepas khusus. Kontrol, jangan- sampai paking karetnya tertinggal pada dudukan saringan oli.

Gambar 6  Pelepasan Filter Oli 

Pemilihan saringan / filter oli :

Pilih saringan oli dengan mencocokkan ulir sarigan dan diameter paking- karet.  Kontrol apakah saringan oli lama dilengkapi dengan katup “by -pass “ atau- tidak. Lihat gambar.

Gambar 7 Aliran Oli Dalam Filter

Gambar 8 Katup Anti Balik Dalam Filter

Kontrol perlu tidaknya katup anti balik di dalam saringan oli dengan melihat-  posisi pengikatan saringan oli terhadap motor. Jika posisi pengikatan saringan oli horisontal atau sambungan saringan di bawah, maka saringan oli harus dilengkapi dengan katup anti balik.  Pasang kembali baut pembuang oli. Jangan lupa gunakan paking baru.- Periksa dan bersihkan tempat dudukan saringan oli. Beri oli atau vet pada-  paking saringan oli baru

Gambar 9  Pemberian Oli Pada Paking Filter Oli

Pasang saringan oli baru dan keraskan dengan kekuatan tangan saja. Isi oli pada motor. Gunakan corong supaya oli tidak tumpah. Perhatikan- jumlah oli yang sesuai spesifikasi. Ada perbedaan jumlah oli dengan/tanpa mengganti saringan oli.

Kegunaan Katup-Katup Pada Saringan Oli

1)      Katup “ by-pass “

Di dalam setiap sirkuit pelumasan sistem pompa terdapat katup “by-pass”. Katup ini terbuka pada saat oli masih dingin ( kental ) atau apabila saringan oli tersumbat. Tempat katup terletak di dalam saringan atau di rumah sambungannya.

2)      Katup anti balik

Kebutuhan katup anti-balik tergantung pada posisi pengikatan saringan oli
terhadap motor. Kalau pada saringan tidak ada katup anti- balik dan posisi
saringan horisontal atau sambungan sarinan ke motor terletak di bawah, maka paa saat motor mati, oli di dalam saringan dapat kembali ke karter. Dan bila motor dihidupakan, beberapa saat masih belum ada tekanan dalam sistem pelumasan, karena oli yang mengalir harus mengisi sarigan terlebih dahulu. Pada posisi pemasangan seperti di atas, diperlukan katup anti balik yang mencegah oli kembali ke saringan karter. Katup anti balik biasanya terdiri dari ring karet bersama ring baja berbentuk piring. Ring tersebut berfungsi sebagai pegas.

Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/usaha-barbershop/