Komponen Utama Sistem Akuntansi

Komponen Utama Sistem Akuntansi

Komponen Utama Sistem Akuntansi

  1. Blok Masukan (Input Block)

Masukan adalah data yang dimasukkan ke dalam sistem informasi beserta metode dan media yang digunakan untuk menangkap dan memasukkan data tersebut ke dalam sistem. Masukan terdiri dari transaksi,permintaan,pertanyaan,perintah,dan pesan. Umumnya masukan harus mengikuti aturan dan bentuk tertentu mengenai isi,identifikasi,otorisasi,tata letak,dan pengolahannya. Cara untuk memasukkan masukan ke dalam sistem dapat berupa tulisan tangan,formulir kertas,pengenalan karakteristik fisik seperti sidik jari,papan ketik (keyboard), dan lain-lain.


Contoh : Dalam sistem akuntansi untuk menghasilkan laporan penjualan per jenis produk, transaksi penjualan dan retur penjualan merupakan masukan. Data tanggal transaksi, jenis produk, kuantitas yang dijual, harga jual satuan, nama pelanggan merupakan masukan yang dimasukkan ke dalam sistem akuntansi untuk menghasilkan informasi penjualan per jenis produk. Media yang digunakan untuk memasukkan data tersebut ke dalam sistem akuntansi dapat berupa formulir faktur penjualan yang mempunyai format dan aturan tertentu untuk pengisiannya.


  1. Blok Model (Model Block)

Blok model terdiri dari logico-mathematical models yang mengolah masukan dan data yang disimpan, dengan berbagai macam cara, untuk memproduksi hasil yang dikehendaki atau keluaran. Logico-mathematical model dapat mengombinasi unsur-unsur data untuk menyediakan jawaban atas suatu pertanyaan, atau dapat meringkas atau menggabungkan data menjadi suatu laporan ringkas.


Contoh :

  • pengolahan data pendapatan dan beban untuk menghasilkan laporan laba rugi memerlukan logico-mathematical model yang sederhana berikut ini :

Laba = Pendapatan – Beban

  • untuk memberikan jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan oleh Manajer Keuangan mengenai saldo piutang debitur diperlukan logico-mathematical model sederhana sebagai berikut :
  1. Blok Keluaran (Output Block)

Produk suatu sistem informasi adalah keluaran yang berupa informasi yang bermutu dan dokumen untuk semua tingkat manajemen dan semua pemakai informasi, baik pemakai intern maupun pemakai luar organisasi.


Keluaran suatu sistem merupakan factor utama yang menentukan blok-blok lain suatu sistem informasi. Jika keluaran suatu sistem informasi tidak sesuai dengan kebutuhan pemakai informasi, perancangan blok masukan, model, teknologi, basis data, dan pengendalian tidak ada manfaatnya.


Keluaran sistem akuntansi dapat berupa laporan keuangan,faktur, surat order pembelian, cek, laporan pelaksanaan anggaran, jawaban atas suatu pertanyaan (misalnya berapa beban pengobatan sampai dengan saat ini?), pesan, perintah, hasil suatu pengambilan keputusan yang deprogram, scenario dan simulasi, dan aturan pengambilan keputusan. Mutu yang harus melekat dalam keluaran sistem informasi adalah ketelitian, ketepatan waktu, dan relevansi.


Media yang dipakai untuk menyajikan keluaran sistem informasi dapat berupa : layar monitor, mesin pencetak (printer), alat pendengar (audio), atau microfilm. Umumnya keluaran sistem akuntansi berupa hasil cetak dan tayangan pada monitor computer.


  1. Blok Teknologi (Technology Block)

Teknologi ibarat mesin untuk menjalankan sistem informasi. Teknologi menangkap masukan, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan menyampaikan keluaran, serta mengendalikan seluruh sistem. Dalam sistem informasi berbasis computer danpenyimpan data diluar (auxiliary storage), telekomunikasi, dan perangkat lunak (software).


Contoh : Untuk menghasilkan informasi penjualan harian, suatu, sebuah rumah makan menggunakan teknologi berupa register kas (cash register). Mesin yang digunakan oleh rumah makan ini mampu membuat ringkasan sampai dengan 20 macam jenis makanan dan minuman yang dijual.


Baca Juga :