Jasa penaksiran nilai barang

Jasa penaksiran nilai barang

Siamat (2005: 745) mengatakan bahwa pegadaian memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mengetahui berapa besar nilai riil barang yang dimilikinya melalui jasa taksiran. Lebih lanjut lagi, Triandaru & Budisantoso (2008: 216) berpendapat bahwa, jasa tersebut dapat diberikan oleh Pegadaian karena perusahaan ini mempunyai peralatan penaksir serta para petugas yang telah berpengalaman dan terlatih dalam menaksir nilai suatu barang yang akan digadaikan. Barang yang akan ditaksir pada dasarnya meliputi semua barang bergerak yang bisa digadiakan, terutama emas, berlian dan intan. Masyarakat yang memerlukan jasa penaksiran ini pada umumnya ingin mengetahui nilai jual wajar atas barang berharganya yang akan dijual, dan atas jasa penaksiran tersebut masyarakat diwajibkan membayar ongkos penaksiran kepada Pegadaian.

  1. Jasa penitipan barang

Seperti yang telah diuraikan di atas, salah satu kegiatan Pegadaian adalah menyalurkan uang pinjaman atas dasar gadai, maka untuk mendukung kegiatan tesebut Perum Pegadaian memiliki Gudang dan tempat penyimpanan barang bergerak untuk menyimpan barang-barang yang digadaikan oleh masyarakat. Triandaru & Budisantoso (2008: 216) menjelaskan bahwa, gudang dan tempat penyimpanan tersebut tidak selalu dimanfaatkan penuh atau terkadang terdapat kapasitas menganggur. Kapasitas yang menganggur tersebut kemudian dimanfaatkan untuk memberikan jasa penitipan barang. Alasan masyarakat penggunakan jasa penitipan barang di Perum Pegadaian salah satunya adalah faktor keamanan, terutama bagi masyarakat yang akan meninggalkan rumahnya untuk jangka waktu yang lama. Tarif jasa penitipan barang di Perum Pegadaian disesuaikan dengan jenis barang yang dititipkan dan lama penitipan, seperti yang tertera di Tabel 2.2 Tarif Penitipan Barang.

suumber :
https://pengetikan.co.id/bacon-camera-apk/