Faktor Yang Mempengaruhi Laju Reaksi

Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi


Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kecepatan reaksi dipengaruhi oleh konsentrasi, permukaan, suhu atau suhu dan katalis (James E. Brady, 1990). Namun seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan ada hal-hal lain sebagai faktor yang mempengaruhi laju reaksi seperti molaritas dan pengaruh tekanan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini ulasannya:

1. Konsentrasi
Secara umum, reaksi akan lebih cepat jika konsentrasi reagen meningkat. Zat dengan konsentrasi besar mengandung partikel dalam jumlah yang lebih besar, sehingga partikel-partikel lebih kuat ditempatkan daripada zat konsentrasi rendah.
Partikel yang lebih padat dalam komposisi akan berbenturan lebih sering daripada partikel dengan disposisi lemah, sehingga kemungkinan reaksi lebih besar.

2. Permukaan
Salah satu kondisi untuk reaksi adalah bahwa zat reagen harus bercampur atau bersentuhan. Dalam campuran reagen heterogen, reaksi hanya terjadi pada bidang batas campuran. Bidang batas campuran ini dipahami oleh bidang taktil. Dengan meningkatkan luas area taktil, reaksi akan terjadi lebih cepat.

3. Suhu atau suhu
Setiap partikel selalu bergerak. Dengan meningkatkan suhu, energi gerakan atau energi kinetik partikel meningkat, sehingga tabrakan terjadi lebih sering. Dengan meningkatnya frekuensi tumbukan, kemungkinan tumbukan efektif yang dapat menghasilkan reaksi juga meningkat.
Suhu atau suhu juga meningkatkan energi potensial suatu zat. Zat yang memiliki energi potensial kecil jika terjadi tabrakan akan sulit menghasilkan tabrakan yang efektif. Ini terjadi karena zat-zat ini tidak dapat melebihi energi aktivasi. Dengan meningkatkan suhu, energi potensial akan meningkat, sehingga ketika bertabrakan akan menghasilkan reaksi.

4. Katalis
Katalis adalah zat yang bekerja untuk mempercepat reaksi, tetapi pada akhir reaksi dapat dipulihkan. Fungsi katalis adalah untuk mengurangi energi aktivasi, sehingga jika suatu katalis ditambahkan ke suatu reaksi, reaksi akan lebih mudah. Ini karena zat-zat yang bereaksi akan lebih mudah melewati energi aktivasi.

5. Molaritas
Penggilingan adalah jumlah mol zat terlarut di setiap unit volume pelarut. Hubungan dengan laju reaksi adalah semakin besar molaritas suatu zat, semakin cepat reaksi. Oleh karena itu, molaritas reaksi yang rendah akan dilakukan lebih lambat daripada molaritas tinggi.

6. Pengaruh tekanan
Efek dari tekanan akan terlihat dalam reaksi kimia yang melibatkan reaktan gas, meningkatkan tekanan pada reaksi melibatkan reagen gas akan meningkatkan kecepatan reaksi, efeknya tidak akan terlihat untuk reaksi padat dan cair.

Pada dasarnya, pengaruh tekanan pada laju reaksi, serta pengaruh konsentrasi karena mereka meningkatkan tekanan biasanya dilakukan untuk meningkatkan persentase gas yang bereaksi dalam campuran kesetimbangan, sehingga peningkatan tekanan gas sama dengan peningkatan kosentrasinya dan mempengaruhi kecepatan reaksi.

itulah faktor yang mempengaruhi laju reaksi, untuk rumusnya bisa didapat secara lengkap di https://rumus.co.id/