Etika pada Teknologi Sistem Informasi

Etika pada Teknologi Sistem Informasi 

Etika pada Teknologi Sistem Informasi
Etika pada Teknologi Sistem Informasi

Etika itu sendiri adalah 

Ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan burukmanusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia. Jadi, menurut saya Etika pada Teknologi Informasi itu sendiri adalah menggunaka Teknologi Informasi dengan sebaik-baiknya tanpa harus menyimpang dari kode etik itu sendiri.

Adapun dari sumber yang saya baca tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct) profesi adalah:

  1. Standar‐standar etika menjelaskan dan menetapkantanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakatpada umumnya
  2. Standar‐standar etika membantu tenaga ahli profesidalam menentukan apa yang harus mereka perbuatkalau mereka menghadapi dilema‐dilema etika dalam pekerjaan
  3. Standar‐standar etika membiarkan profesi menjagareputasi atau nama dan fungsi‐fungsi profesi dalammasyarakat melawan kelakuan‐kelakuan yang jahat dari anggota‐anggota tertentu
  4. Standar‐standar etika mencerminkan / membayangkanpengharapan moral‐moral dari komunitas, dengandemikian standar‐standar etika menjamin bahwa para Diadopsi dari materi kuliah Etika & Profesi Teknik Informatika oleh Dr. Budi Hermana. 9 anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya
  5. Standar‐standar etika merupakan dasar untuk menjagakelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahliprofesi
  6. Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidaksama dengan hukum (atau undang‐undang). Seorangahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya.

Terdapat etika pada Teknologi Sistem Informasi yang dilakukan oleh :

  • Pengguna

Merupakan etika dari semua elemen di dalam suatu lingkungan kerja yang akan menggunakan TSI. Pengguna yang ada di lingkungan kerja harus bertanggung jawab untuk mengimplemetasikan etika dan profesionalisme TSI untuk menghindari isu-isu etika.

Etika dan moral mendapat perhatian yang lebih dalam menggunakan TIK, terutama dalam perangkat lunak (software).

Masalah software kaitannya adalah masalah hakikat dan kekuatan hukum kepemilikan dalam menciptakan suatu kepemilikan, suatu hasil karya baru maka perlu adanya perlindungan hukum dari pembajakan maupun illegalitas.

Etika yang harus dilakukan oleh pengguna teknologi system informasi menghormati hak cipta orang lain dalam hal penggunaan teknologi informasi, tidak merugikan orang lain dan sebagainya.

 

Pengelola

Merupakan etika dalam hal harus mampu memberikan informasi yang benar, tepat, dan dapat bertanggung jawab atas informasi yang disampaikan karena merupakan bahan referensi dalam membuat keputusan. Ketidak akurasian informasi dapat menimbulkan hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Sebagai pengelola teknologi system informasi harus melaksanakan tugasnya sebagai pengelola dan tidak menyimpang dari ketentuan yang telah ditetapkan. Menjaga kerahasiaan yang dikelolanya.

 

Pembuat

Merupakan etika dalam hal harus menghargai hak cipta, yaitu hak yang dijamin oleh kekuatan hukum yang melarang penduplikasian kekayaan intelektual tanpa izin yang berhak. Pembuat dalam hal merancang suatu teknologi informasi harus memperhatikan etika TSI. Tidak menjadi mengambil ide/info dari orang lain secara illegal.

Sumber : https://pendidikan.co.id/