Di Tempat yang Ditunjuk Tereksekusi

 Di Tempat yang Ditunjuk Tereksekusi

 Di Tempat yang Ditunjuk Tereksekusi

Sepanjang pihak tereksekusi bersedia mengeluarkan sendiri harang milik harta kekayaannya dari tempat yang hendak dikosongkan, eksekusi pengosongan tidak mengalami hambatan dan persoalan. Akan tetapi, adakalanya dia enggan mengeluarkan sendiri, bahkan menolak dan menghalangi pengeluaran barang. Keingkaran mengeluarkan atau mengosongkon barang miliknya dari tempat yang hendak dieksekusi sama sekali tidak menjadi halangan jalannya eksekusi. Pengeluaran dan pengosongan:

  1. Tetap dijalankan secara paksa, jika perlu dengan bantuan alat kekuatan umum;
  2. Namun setelah lebih dulu bertanya kepada pihak tereksekusi mengenai tempat penyimpanan barang.

Apabila pihak tereksekusi enggan mengeluarkan sendiri, barulah berfungsi upaya paksa pengosongan barang. Namun sebelum pengeluaran paksa dijalankan, kewajiban hukum bagi juru sita menanyakan tempat pcnyimpanan barang-barang yang dikeluarkan. Barang ditempatkan dan diletakkan di tempat yang ditunjuk pihak tereksekusi. Apabila pihak tereksekusi menunjuk tempat penyimpanan atau penempatan barang miliknya, hal tersebut harus ditaati pejabat yang menjalankan eksekusi pengosongan. Kewajiban menaatinya “imperatif’ dan merupakan salah satu syarat tata cara pelaksanaan pengosongan.

Mengenai biaya pengangkutan maupun ongkos buruh yang diperlukan untuk menempatkan di tempat yang ditunjuk pihak tereksekusi, buat sementara “dipanjari” pemohon eksekusi, dan diperhitungkan kelak sebagai ongkos eksekusi yang akan dibebankan kepada pihak tereksekusi. Kecuali pihak tereksekusi sendiri bersedia memenuhinya, tidak perlu dibebankan panjarnya kepada pemohon eksekusi. Namun dari segi hukum, panjar biaya pengeluaran dan penempatan barang ke tempat yang ditunjuk pihak tereksekusi, merupakan beban pihak pemohon eksekusi. Keengganan pihak pemohon eksekusi membayar panjar ongkos pengosongan, merupakan alasan penundaan eksekusi pengosongan. Selama pemohon eksekusi tidak membayar panjar biaya pengosongan yang direncanakan pengadilan, hal itn merupakan faktor penundaan pengosongan secara temporer sampai is membayar panjar yang direncanakan.

  1. Di Tempat Penyimpanan yang Patut

Apabila pihak tereksekusi tidak mau hadir pada saat pelaksanaan pengosongan, dan tidak menyampaikan pesan tempat penyimpanan barang­barang yang hendak dikeluarkan. Atau pihak tereksekusi hadir di lapangan pada saat eksekusi, tetapi tidak man mengeluarkan sendiri, dan juga tidak menunjuk salah satu tempat penyimpanan, rnaka eksekusi pengosongan tidak perlu ditunda. Jika pihak tereksekusi tidak mau menunjuk tempat penyimpanan barang yang dikeluarkan, satin sekali tidak menjadi halangan eksekusi pengosongan. Pengeluaran dan penempatan barang dapat dilakukan dengan cara dititipkan dan disimpan di tempat yang patut.

Tempat yang patut, berarti tempat penyimpanan itu serasi menjamin keamanan dan keselamatan barang dari kemungkinan pecurian dan kerusakan. Sedemikian rupa keadaan tempat penyimpanan barang tersebut sesuai dengan jenis dan sifat barang dan tidak mudah dicuri atau tidak mudah rusak kena hujan maupun papas matahari.

 

https://promo-honda.id/planmaker-full-apk/