Cyber Crime

Cyber Crime

Cyber Crime
Cyber Crime
Seiring dengan perkembangan teknologi internet, menyebabkan munculnya kejahatan yang disebut dengan “CyberCrime” atau kejahatan melalui jaringan Internet. Adanya CyberCrime telah menjadi ancaman sehingga pemerintah sulit mengimbangi teknik kejahatan yang dilakukan dengan teknologi komputer, khususnya jaringan internet dan intranet. Munculnya kasus cyber crime di Indonesia seperti :


1. Pencurian dan penggunaan account milik orang lain


Contoh Kasus dan modusnya:
Kejahatan ini sering terjadi di dunia maya, salah satunya ISP (Internet Service Provider) sangat sulit ketika account milik pelanggannya dicuri dan digunakan secara tidak sah. Modus pencurian account hanya menangkap userid dan password, dan yang dicuri adalah informasi. Biasanya pengguna kurang menyadari bahwa accountnya dicuri akibatnya pengguna dibebani dengan biaya penggunaan account tersebut.

Solusinya :
Jika terjadi pencurian dan penggunaan account sebaiknya pengguna sering mengganti password secara berkala, penggunaan enkripsi secara berkala juga sangat dianjurkan karena penggunaan enkripsi itu mengubah data yang dikirimkan (plaintext menjadi chippertext) sehingga password tidak dapat diketahui dengan mudah.
 
2. Pencurian nomor kartu kredit
 
Pencurian kartu kredit merupakan cybercrime yang terbesar di Indonesia. Modus biasanya pelaku memesan barang lewat Internet dan membayarnya dengan menyalahgunakan kartu kredit milik orang lain. Menurut Rommy Alkatiry (Wakil Kabid Informatika KADIN), penyalahgunaan kartu kredit milik orang lain di internet merupakan kasus cybercrime terbesar yang berkaitan dengan dunia bisnis internet di Indonesia. Penyalhgunaan kartu kredit milik orang lain bisa dilakukan secara fisik dan online.