Cara Paling Umum Transmisi Virus Corona Covid-19

Pandemi virus corona covid-19 masih menakut-nakuti dunia. Pahli kesehatan juga terus menekankan mengenai betapa pentingnya membasuh tangan dan mencuci semua permukaan benda-benda yang tidak jarang disentuh.

Namun, ternyata masih lumayan sulit menghindari penyebaran virus corona covid-19 ini, sampai-sampai di tidak sedikit negara, ketika ini masyarakatnya memilih untuk mengerjakan karantina dan social distancing.

Berdasarkan keterangan dari penelitian teranyar yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine, semua ilmuwan menunjukkan andai udara bisa menyebarkan virus Corona, yang berarti ada bisa jadi penyebaran penyakit ini melewati udara. Jadi, antara partikel udara dan tetesan, manakah yang lebih menular?

Partikel udara virus Corona covid-19 tidak sama dengan tetesan. Partikel udara jauh lebih kecil, pada dasarnya mikroskopis.

Cara transmisi virus Corona yang mesti diwaspadai

Partikel udara bisa bertahan lama di angkasa dan mengerjakan perjalanan jarak jauh, sampai-sampai dapat dengan mudah dicium ke paru-paru. Sedangkan tetesan ingin 20 kali lebih banyak dan melulu mampu mengerjakan perjalanan selama 6 kaki sebelum jatuh ke permukaan.

Partikel udara melulu akan ditemukan dalam situasi tertentu dan bisa jadi risiko infeksinya paling rendah. Sayangnya, partikel udara inilah dalil utama kenapa pekerja medis berisiko tinggi.

Ketika cairan berisi virus, laksana air liur atau lendir, virus ini tetap bisa berada di angkasa tergantung pada partikel lainnya, laksana tetesan air atau debu. Begitu sedang di udara, partikel-partikel ini bisa bergerak melewati ventilasi atau kipas.

Tidak melulu itu, kegiatan lainnya laksana berjalan atau membuka pintu pun dapat mempermudah perjalanan dari virus ini. Perbedaannya ialah transmisi melewati partikel berarti virus itu dilapisi oleh tetesan, terbatas dalam jangkauan, sampai-sampai penularannya terjadi dalam jarak dekat.

Cara transmisi virus Corona yang mesti diwaspadai
Cara penularan dari virus Corona yang sangat mematikan masih melewati kontak dengan tetesan. Penting guna mengingat andai kita dapat tertular virus ini di mana saja, anda harus memandang bahwa masing-masing permukaan berpotensi terkontaminasi.

Baca Juga :