Cara Mengemudi mobil manual

Selain membahayakan diri sendiri, nyatanya pengemudi mobil jenis ini juga membahayakan keselamatan orang lain. Saat mengendarai mobil manual, Anda harus terlebih dahulu mengenali fitur di dalam mobil, bukan langsung dari langkah gas.

Saat mengendarai mobil, silakan tiba di tempat yang datar dan pasang sabuk pengaman agar perjalanan menjadi aman. Posisi mobil di bidang datar membuatnya lebih mudah bagi mobil untuk bergerak di samping kehadiran sabuk pengaman, tetapi itu bukan hanya rasa aman yang meningkat selama perjalanan.

Cara Mengemudi mobil manual

Namun, saat menggunakan sabuk pengaman dan membuka jendela samping mobil, Anda dapat mendengar suara mesin yang lebih jelas, sehingga Anda dapat memperkirakan kapan harus memasukkan gigi.

Sesuaikan posisi kursi yang nyaman

Ketika Anda mulai mengendarai mobil, Anda perlu mengatur kursi terlebih dahulu agar nyaman dan mengendarai dengan nyaman. Kursi mempengaruhi kaki ketika mengatur rem, kopling, gas nanti. Saat mengayunkan kaki kiri, kanan, tengah, Anda bisa menginjak kaki sepenuhnya sehingga Anda bisa bergerak dengan aman.

3. Pelajari semua pedal di dalam mobil

Mengenali metode dan fungsi setiap pedal pada mobil harus dilakukan oleh pengemudi. Pedal di sisi kiri atau kiri adalah pedal kopling, pedal pusat berfungsi sebagai rem, dan pedal kanan adalah pedal akselerator. Akan sangat mudah untuk mengendarai mobil manual ketika Anda tahu fungsi dan lokasi setiap pedal.

4. Menguasai kopling

Kopling mobil membantu menentukan rotasi roda yang saling berhubungan dan kecepatan engine. Selain itu, kopling juga digunakan untuk mengganti persneling untuk menambah atau mengurangi persneling tanpa merusak persneling dari masing-masing gigi transmisi. Untuk mengurangi atau menambah gigi, Anda perlu menginjak pedal kopling. Jadi hal utama yang dapat Anda temukan dengan mobil manual adalah putaran mesin mobil, transmisi, kopling dan roda mobil.

Sekalipun mobil tidak berjalan, mesin mobil sebenarnya berputar, tetapi karena putarannya tidak dapat terhubung ke roda dan roda tidak bisa bergerak. Karena itu, untuk menghubungkan roda ke putaran mesin, perlu melewati sirkuit kopling di dalam mobil. Jika roda gigi terhubung ke posisi 1, 2, 3, 4, 5 dan R, mesin dapat berputar, kopling dan roda juga terhubung, dan pastikan bahwa kopling tidak didorong. Kecepatan engine, kopling, dan roda tidak terhubung karena berada pada posisi normal (N).

5. Operasikan pedal dengan baik

Terutama ketika mempertimbangkan jarak ayunan pedal, jarak pedal rem, pedal akselerator, operasi pedal harus dilakukan sepenuhnya terkonsentrasi. Silakan periksa secara manual saat mengendarai mobil.
Ini digunakan untuk melepaskan pedal kopling secara perlahan dan berkala.

6. Tuas transmisi pada posisi netral (N)

Sebelum menyalakan mobil, pastikan tuas berada di posisi netral (N). Tuas transmisi berfungsi untuk menambah dan mengurangi. Saat menambahkan roda gigi, tekan pedal secara maksimal. Jika Anda ingin memindahkan tuas transmisi, itu harus dilakukan dengan hati-hati.

7. Nyalakan mesin mobil

Cara menghidupkan mesin dengan starter terpasang pada kunci mobil, pastikan Anda menginjak pedal kopling sepenuhnya. Saat mesin menyala, lepaskan pedal kopling. Sementara tuas transmisi masih dalam posisi netral (N).

8. Tekan kopling sepenuhnya

Cara terbaik untuk mengingat jarak dari pedal kopling, rem, dan ayunan gas adalah menahannya dengan kopling terinjak penuh. Kemudian perlahan-lahan lepaskan pedal kopling secara berkala dan biarkan mesin berbunyi saat mesin mulai jatuh. Kemudian, Anda dapat melakukan ini dengan menginjak pedal kopling untuk membuatnya lebih mudah mengenali suara mesin mobil.

9. Jalankan mobil dengan hati-hati

Saat Anda mulai mengemudi, tekan pedal akselerator dengan hati-hati dan perlahan-lahan angkat kaki Anda ke posisi kopling hingga mesin berhenti. Posisi mobil sudah bergerak. Pada langkah selanjutnya, cukup menyeimbangkan gas dan kopling.

Cara untuk menyeimbangkan dan berlatih berkali-kali sehingga Anda dapat menyesuaikan tekanan saat menginjak gas dan melepaskan kopling. Sekarang ketika Anda harus berhenti dalam situasi yang tidak terduga atau situasi tiba-tiba, Anda harus lebih berkonsentrasi pada rem tangan. Secara umum, ketika seseorang menghentikan mobil, ia akan melepaskan pedal kopling dengan sangat cepat, tetapi mesin dimatikan secara langsung dan akurat.

Jika mesin berputar berlebihan saat menginjak kopling, kopling menjadi mudah aus.

Sumber : https://bandarlampungkota.go.id/blog/rental-mobil-lampung/