BJB Syariah Sebagai BUMD Mandiri Layak Mulai Jajaki

BJB Syariah Sebagai BUMD Mandiri Layak Mulai Jajaki

BJB Syariah Sebagai BUMD Mandiri Layak Mulai Jajaki
BJB Syariah Sebagai BUMD Mandiri Layak Mulai Jajaki

BANDUNG-Peninjauan Komisi III DPRD Jabar beberapa hari lalu ke salah satu kantor

cabang bjb syariah yaitu ke Garut memberikan penilaian, bahwa bank tersebut menunjukkan kinerja yang memuaskan.

Untuk ke depan, sudah mulai dijajaki pembentukkan bjb syariah sebagai BUMD yang mandiri, terpisah dengan bjb induk. Hal demikian, diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Jabar, Sunatra dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (29/4).

Sunatra, lebih lanjut memaparkan, kinerja bjb syariah Garut dari hasil peninjauan dapat dilihat dari penghimpunan nasabah. Ternyata, yang menjadi nasabah tidak hanya dari kalangan muslim saja, tetapi dari kalangan non muslim juga.

Kinerja lain yang dinilai memuaskan diantaranya trend penyaluran kredit baik

untuk kredit produktif maupun konsumtif terus meningkat. Resiko kredit macet yang diukur dengan NPL dibawah 5 persen, kendati semua jenis kredit mengalami kenaikan, ujar Sunatra.

Dengan mempertimbangkan beberapa criteria tersebut, lanjut Sunatra, dalam rangka penjajakan pembentukkan bjb syariah sebagai BUMD mandiri milik Pemprov. Jabar harus segera disiapkan beberapa langkah, diantaranya konsultasi dengan Bank Indonesia dan bank induk untuk hal resiko permodalan, dukungan SDM dan rasio ketercukupan modal. (SN)
BANDUNG-Peninjauan Komisi III DPRD Jabar beberapa hari lalu ke salah satu kantor cabang bjb syariah yaitu ke Garut memberikan penilaian, bahwa bank tersebut menunjukkan kinerja yang memuaskan.

Untuk ke depan, sudah mulai dijajaki pembentukkan bjb syariah sebagai BUMD yang mandiri, terpisah dengan bjb induk. Hal demikian, diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Jabar, Sunatra dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (29/4).

Sunatra, lebih lanjut memaparkan, kinerja bjb syariah Garut dari hasil

peninjauan dapat dilihat dari penghimpunan nasabah. Ternyata, yang menjadi nasabah tidak hanya dari kalangan muslim saja, tetapi dari kalangan non muslim juga.

Kinerja lain yang dinilai memuaskan diantaranya trend penyaluran kredit baik untuk kredit produktif maupun konsumtif terus meningkat. Resiko kredit macet yang diukur dengan NPL dibawah 5 persen, kendati semua jenis kredit mengalami kenaikan, ujar Sunatra.

Dengan mempertimbangkan beberapa criteria tersebut, lanjut Sunatra, dalam rangka penjajakan pembentukkan bjb syariah sebagai BUMD mandiri milik Pemprov. Jabar harus segera disiapkan beberapa langkah, diantaranya konsultasi dengan Bank Indonesia dan bank induk untuk hal resiko permodalan, dukungan SDM dan rasio ketercukupan modal. (SN)

 

Sumber :

https://steemit.com/blog/@alistudio/pengertian-pemasaran-global-dan-contoh-manfaat-serta-konsepnya