Bingung Pilih Kuliah di Luar Negeri? Ini 3 Tips dari ICAN

Bingung Pilih Kuliah di Luar Negeri? Ini 3 Tips dari ICAN

Bingung Pilih Kuliah di Luar Negeri Ini 3 Tips dari ICAN
Bingung Pilih Kuliah di Luar Negeri Ini 3 Tips dari ICAN

Setelah lulus Ujian Nasional (UN) saat ini para pelajar sedang disibukkan

dengan agenda memilih perguruan tinggi terbaik. Jika mempunyai keyakinan dan bekal yang cukup, tak ada salahnya jika ingin memilih kampus di luar negeri. Akan tetapi tentunya jangan asal pilih.

Lulusan kampus Management Development Institute of Singapore (MDIS) tahun 2009 dan Founder ICAN Education Kevin Putra Wangsa dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/5), memberikan tips kepada mahasiswa dan calon mahasiswa yang hendak kuliah di luar negeri. Hal itu agar tak terjadi gagap budaya (culture shock) saat memulai pendidikan di negeri orang.

1. Pikirkan Mengenai Tujuan
MDIS
Ilustrasi mahasiswa menyenyam pendidikan di luar negeri, MDIS

Singapura. (dok.MDIS)

Kevin yang lahir di Jakarta tahun 1989 ini menyebut alasan dia memilih MDIS sebagai tempat kuliah adalah karena MDIS terkenal dengan program kuliah yang berhubungan dengan bisnis.

“Saya selalu berbagi pengalaman dengan mahasiswa dan calon mahasiswa mengenai apa yang telah saya pelajari di MDIS. Ini pengalaman yang sangat berharga,” ucap Kevin.

Dia tertantang untuk memiliki bisnis sendiri karena selama kuliah di MDIS memperoleh mindset bisnis disamping ilmu dan keterampilan dalam pengelolaan bisnis.

“Saya lulus MDIS Business School tahun 2009, kemudian tahun 2011 saya mendirikan ICAN Education. Selama kuliah saya dibentuk untuk memiliki mindset bisnis yang terbukti kini membantu karir saya,” katanya.

2. Reputasi Kampus

Di mata Kevin, MDIS memiliki reputasi sekolah bisnis yang bagus, terkenal

, dan biaya pendidikannya pun terjangkau. Sebagai konsultan pendidikan luar negeri, dia pun terus memosisikan pendidikan di MDIS sebagai pilihan kuliah luar negeri yang paling direkomendasikan.

Menurutnya, Kampus MDIS berorientasi kepada pembelajaran yang berkelanjutan melalui program-program berbasis kompetensi ini, menjalin kerja sama dengan berbagai universitas ternama di Inggris. Seperti, Bangor University, Edinburgh Napier University, Leeds Beckett University, Northumbria University, Teesside University, University of Sunderland, University of Portsmouth, Coventry University, dan juga dengan sebuah universitas di Amerika Serikat, yaitu Oklahoma City University.

Tidak hanya dapat ditemui di Singapura, MDIS juga memiliki 3 kampus internasional yang terletak di Johor (Malaysia), Tashkent (Uzbekistan), dan Chennai (India) serta memiliki kantor perwakilan yang tersebar di Tiongkok, Indonesia, Sri Lanka, dan Thailand. Saat ini, MDIS telah menerima lebih dari 12.000 mahasiswa dari 80 negara.

3. Fokus Hingga Selesai Kuliah

Kevin melanjutkan yang harus dilakukan berikutnya adalah fokus pada apa yang mau dicapai setelah selesai kuliah. Lalu, belajar dan berusaha keras untuk mewujudkan mimpi –mimpi tersebut.

Usai kuliah, Kevin mendirikan ICAN Education yang saat ini memiliki tiga kantor di Jakarta. Dengan visi dan misi, antara lain menjadi agen pendidikan di Indonesia dalam memberikan informasi dan pelayanan untuk studi ke luar negeri, memberikan informasi akurat dan cepat mengenai pendidikan ke luar negeri. Selain itu, memonitor perkembangan aplikasi murid secara rutin.

Lebih lanjut, Kevin mengingatkan bahwa ICAN Education kembali menggelar event pameran pendidikan luar negeri terbesar tahun ini, International Education Expo 2018 di dua tempat di Jakarta pada 19-20 Mei 2018. Pertama, digelar di Jakarta pada Sabtu (19/5) mulai pukul 13.00-18.00 WIB, kemudian pada Minggu (20/5) di Mercure Hotel Alam Sutera, Tangerang dari pukul 13.00-18.00 WIB.

“MDIS sendiri nanti juga akan berpartisipasi dan mengikuti pameran tersebut. Ini momentum yang sangat baik untuk datang dan bertemu dengan MDIS, maupun kampus-kampus lain yang ada di berbagai negara,” paparnya.

 

Baca Juga :