Asia dan Timur Tengah jadi titik panas pelaku kejahatan siber

Asia dan Timur Tengah jadi titik panas pelaku kejahatan siber

Asia dan Timur Tengah jadi titik panas pelaku kejahatan siber

Tiga bulan pertama tahun 2018, riset kasepersky Lab menemukan bahwa gelombang baru aktivitas advanced persistent threat (APT) yang sebagian besar terjadi di Asia, dengan lebih dari 30 persen dari laporan Q1 terjadi di lokasi tersebut.

Aktivitas tinggi juga terjadi di kawasan Timur Tengah dengan temuan beberapa teknik baru yang digunakan oleh pelaku kejahatan siber. Tren ini termasuk di dalam laporan intelijen keamanan yang dikumpulkan oleh Kaspersky lab setiap kuartal.

“Dalam tiga bulan pertama tahun ini, kami melhat adanya ancaman yang dilakukan oleh kelompok baru dengan tingkat kecanggihan yang berbeda, di mana keseluruhannya menggunakan tool malware yang paling umum dan tersedia,” kata Vicente Diaz, Principal Security Researcher, Kaspersky Lab GReAT team, dalam keterangan tertulis, Jumat.

“Di saat yang sama, kami tidak melihat adanya aktivitas yang signifikan

dilakukan oleh para pelaku yang dikenal sebelumnya. Kami percaya bahwa kelompok ini sedang berpikir ulang mengenai strategi dan reorganisasi kelompok mereka untuk melakukan serangan berikutnya,” sambung dia.

Riset Kaspersky Lab mendeteksi adanya aktivitas kejahatan siber dari pelaku berbahasa Cina yang terus berlanjut, termasuk di dalamnya yaitu ShaggyPanther yang menargetkan serangan ke badan pemerintahan di Taiwan dan Malaysia.

Sementara CardinalLizard yang pada tahun 2018 menunjukkan adanya

perhatian ke Malaysia, selain fokus aktivitasnya di Filipina, Rusia dan Mongolia.

Sementara itu, APT IronHusky menghentikan serangannya ke militer Rusia dan memindahkan serangan ke Mongolia. Di akhir Januari 2018, pelaku yang menggunakan bahasa Cina meluncurkan serangan ke pemerintahan Mongolia sebelum mereka melakukan pertemuan dengan International Monetary Fund (IMF).

Kaspersky Lab mendeteksi adanya aktivitas cyber dari kelompok APT

yang berbahasa Korea. Aktivitas ini merupakan bagian dari serangan malware Olympic Destroyer di ajang Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang.

Aktivitas APT juga tercatat di Asia Selatan di mana Badan militer Pakistan mengalami serangan oleh kelompok baru, Sidewinder.

 

sumber :

https://cialis.id/hidden-objects-apk/