3 tahun Jokowi-JK Pendidikan RI Berbenah?

3 tahun Jokowi-JK Pendidikan RI Berbenah?

3 tahun Jokowi-JK Pendidikan RI Berbenah
3 tahun Jokowi-JK Pendidikan RI Berbenah

Baru-baru ini otoritas lokal sebagai mitra pemerintah menggelar Rembuk Nasional 2017

, wujud refleksi 3 tahun kerja Pemerintahan Jokowi-JK. Salah satu bidang strategis prioritas dalam pemerintahan Jokowi JK adalah bidang pendidikan. Dari berbagai masukan terutama kalangan akademis praktisi dan lembaga swadaya dicapai sejumlah kesepakatan yang memuat beberapa Hasil diskusi terutama terkait erat dengan bidang pendidikan karakter dan mutu guru.

Kesimpulan diskusi terkait guru :

Merdekakan guru dari segala pelibatan politik praktis.

Sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, antar kementerian lembaga

, terkait tata kelola guru dan pembelajaran.

Indikator mutu yang saat ini hanya mengacu pada UN dan UKG, harus dikembalikan kepada hasil proses pembelajaran yang menyeluruh yang mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan.

Kurangi beban administrasi guru, yang mengganggu fokus pada proses pembelajaran yang bermutu, melalui sinkronisasi program dari berbagai kementerian dan lembaga. Prioritaskan pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Pendidikan Karakter :

Pendidikan karakter adalah tanggungjawab seluruh lapisan masyarakat, karena

itu kerjasama erat antara orangtua, guru dan masyarakat sangat vital.

Pendidikan karakter merupakan proses panjang untuk menanamkan nilai universal dan nilai Pancasila, yang dimulai sejak usia dini hingga perguruan tinggi.

Pendidikan karakter menumbuhkembangkan manusia Indonesia yang bineka, inklusif, adil, setara, berpikir kritis mendasarkan diri pada kearifan lokal dan kecintaan pada bangsa Indonesia.

Pendidikan karakter dilakukan dengan cara reflektif, mengutamakan proses pembelajaran yang terjadi pada diri sendiri berdasarkan pengalaman dan lingkungan.

Pendidikan karakter terjadi dalam seluruh proses belajar Siswa/i yang bercirikan interaktif, komuniter, dan reflektif secara berkesinambungan. Proses itu harus tercermin dari kurikulum, pengelolaan sekolah dan kualitas keguruan tenaga didik.

 

Sumber :

http://revistas.uned.es/index.php/accionpsicologica/comment/view/520/460/121054